Jumat, 07 Agustus 2009

Mengenal Imam al-Bukhari

Saturday, 19 July 2008 09:43

Muhammad Ibnu Abi Hatim berkata, “Saya terilham/menghafal hadits ketika masih dalam asuhan belajar.” Lalu saya bertanya, “Umur berapakah anda pada waktu itu?” Beliau menjawab, “Sepuluh tahun atau kurang.” (Riwayat al-Farbari dari Muhammad Ibnu Abi Hatim, seorang juru tulis al-Imam al-Bukhari).
Suatu ketika al-Imam al-Bukhari tiba di Baghdad. Kehadiran beliau didengar oleh para ahlul hadits negeri itu. Maka, berkumpullah mereka untuk menguji kehebatan hafalan beliau tentang hadits. Syahdan para ulama tersebut sengaja mengumpulkan seratus buah hadits. Susunan, urutan dan letak matan serta sanad seratus hadits tersebut sengaja dibolak-balik. Matan dari sebuah sanad diletakkan untuk sanad lain, sementara suatu sanad dari sebuah matan diletakkan untuk matan lain dan begitulah seterusnya. Seratus buah hadits itu dibagikan kepada sepuluh orang tim penguji, hingga masing-masing mendapat bagian sepuluh buah hadits.

Maka tibalah ketetapan hari yang telah disepakati. Berbondong-bondonglah para ulama dan tim penguji itu, serta para ulama dari Khurasan dan negeri-negeri lain serta penduduk Baghdad menuju tempat yang telah ditentukan.Ketika suasana majlis telah menjadi tenang, salah seorang dari kesepuluh tim penguji mulai memberikan ujiannya. Beliau membacakan sebuah hadits yang telah dibolak-balik matan dan sanadnya kepada al-Imam al-Bukhari. Ketika ditanyakan kepada beliau, al Imam al-Bukhari menjawab, “Saya tidak kenal hadits itu.” Demikian seterusnya satu persatu dari kesepuluh hadits penguji pertama itu dibacakan, dan al-Imam al-Bukhari selalu menjawab, “Saya tidak kenal hadits itu.”Beberapa ulama yang hadir saling berpandangan seraya bergumam, “Orang ini berarti faham.” Akan tetapi ada di kalangan mereka yang tidak mengerti, hingga menyimpulkan bahwa al-Imam al-Bukhari terbatas pengetahuannya dan lemah hafalannya.Orang kedua maju. Beliau juga melontarkan sebuah hadits yang telah dibolak-balik sanad dan matannya, yang kemudian dijawab pula, “Saya tidak kenal hadits itu”. Begitulah, orang kedua ini pun membacakan sepuluh hadits yang menjadi bagiannya, dan seluruhnya dijawab beliau, “Saya tidak kenal hadist itu.”Begitulah selanjutnya orang ketiga, keempat, kelima hingga sampai orang kesepuluh, semuanya membawakan masing-masing sepuluh hadits yang telah dibolak-balik matan dan sanadnya. Dan al-Imam al-Bukhari memberikan jawaban tidak lebih daripada kata-kata, “Saya tidak kenal hadits itu.”Setelah semuanya selesai menguji, beliau kemudian menghadap orang pertama seraya berkata, “Hadits yang pertama anda katakan begini, padahal yang benar adalah begini, lalu hadits anda yang kedua anda katakan begini padahal yang benar seperti ini. Begitulah seterusnya hingga hadits kesepuluh disebutkan oleh beliau kesalahan letak sanad serta matannya, dan kemudian dibetulkannya kesalahan itu hingga semua sanad dan matannya menjadi benar kedudukannya.Demikian pula seterusnya yang dilakukan oleh al-Bukhari kepada para penguji berikutnya hingga sampai kepada penguji kesepuluh. Maka, orang-orang pun lantas mengakui serta menyatakan kehebatan hafalan serta kelebihan beliau. Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani mengatakan, “Yang hebat bukanlah kemampuan al-Bukhari dalam mengembalikan kedudukan hadits-hadits yang salah, sebab beliau memang hafal, tetapi yang hebat justru hafalnya beliau terhadap kesalahan yang dilakukan oleh para penguji tersebut secara berurutan satu persatu hanya dengan sekali mendengar.”Siapakah al-Imam al-BukhariBeliau adalah Abu Abdillah, bernama Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ja’fi. Kakek moyang Bardizbah (begitulah cara pengucapannya menurut Ibnu Hajar al-‘Asqalani) adalah orang asli Persia. Bardizbah, menurut penduduk Bukhara berarti petani. Sedangkan kakek buyutnya, al-Mughirah bin Bardizbah, masuk Islaam di tangan al-Yaman al-Ja’fi ketika beliau datang di Bukhara. Selanjutnya nama al-Mughirah dinisbatkan (disandarkan) kepada al-Ja’fi sebagai tanda wala’ kepadanya, yakni dalam rangka mempraktekkan pendapat yang mengatakan, bahwa seseorang yang masuk Islam, maka wala’nya kepada orang yang mengislamkannya.Adapun mengenai kakeknya, Ibrahim bin al-Mughirah, Ibnu Hajar al-‘Asqalani mengatakan, “Kami tidak mengetahui (menemukan) sedikit pun tentang kabar beritanya.” Sedangkan tentang ayahnya, Ismail bin Ibrahim, Ibnu Hibban telah menuliskan tarjamah (biografi)-nya dalam kitabnya ats-Tsiqat (orang-orang yang tsiqah/terpercaya) dan beliau mengatakan, “Ismail bin Ibrahim, ayahnya al-Bukhari, mengambil riwayat (hadits) dari Hammad bin Zaid dan Malik. Dan riwayat Ismail diambil oleh ulama-ulama Irak.” Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani juga telah menyebutkan riwayat hidup ismail ini di dalam Tahdzibut Tahdzib. Ismail bin Ibrahim wafat ketika Muhammad (al-Bukhari) masih kecil.Kelahiran Dan WafatnyaDilahirkan di Bukhara, sesudah shalat Jum’at pada tanggal 13 Syawal 194 H. Beliau dibesarkan dalam suasana rumah tangga yang ilmiah, tenang, suci dan bersih dari barang-barang haram. Ayahnya, Ismail bin Ibrahim, ketika wafat seperti yang diceritakan oleh Muhammad bin Abi Hatim, juru tulis al-Bukhari, bahwa aku pernah mendengar Muhammad bin Kharasy mengatakan, “Aku mendengar bahwa Ahid Hafs berkata, “Aku masuk menjenguk Ismail, bapaknya Abu Abdillah (al-Bukhari) ketika beliau menjelang wafat, beliau berkata, “Aku tidak mengenal dari hartaku barang satu dirham pun yang haram dan tidak pula satu dirham pun yang syubhat.”Al-Bukhari wafat di Khartank sebuah desa di negeri Samarkhand, malam Sabtu sesudah shalat Isya’, bertepatan dengan malam Iedul fitri, tahun 256 H dan dikuburkan pada hari Iedul Fitri sesudah shalat Zhuhur. Beliau wafat dalam usia 62 tahun kurang 13 hari dengan meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wan Nihayah.Pertumbuhan Dan PerkembangannyaKetika ayahnya wafat, beliau masih kecil, sehingga beliau besar dan dibesarkan dalam asuhan ibunya. Beliau mencari ilmu ketika masih kecil dan pernah menceritakan tentang dirinya seperti disebutkan oleh al-Farbari dari Muhammad bin Abi Hatim. Muhammad bin Abi Hatim berkata, “Aku pernah mendengar al-Bukhari mengatakan, “Aku diilhami untuk menghafal hadits ketika masih dalam asuhan mencari ilmu.” Lalu aku bertanya, “Berapa umur anda pada waktu itu?” Beliau menjawab, “Sepuluh tahun atau kurang… dan seterusnya hingga perkataan beliau, “Ketika aku menginjak umur enam belas tahun, aku telah hafal kitab-kitab karya Ibnul Mubarak dan Wakil. Dan aku pun tahu pernyataan mereka tentang Ash-hab (Ahlu) ra’yu”. Beliau berkata lagi, “Kemudian aku berangkat haji bersama ibuku dan saudaraku, setelah menginjak usia delapan belas tahun, aku telah menyusun kitab tentang sahabat dan tabi’in. Kemudian menyusun kitab tarikh di Madinah di samping kuburan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallamSemenjak kecil beliau sibuk menggali ilmu dan mendengarkan hadits dari berbagai negeri, seperti di negerinya sendiri. Dan beliau telah beberapa kali mengunjungi Baghdad, hingga penduduk di sana mengakui kelebihannya dan penguasaannya terhadap ilmu riwayah dan dirayah.Begitulah, singkatnya beliau telah mengunjungi berbagai kota di Irak dalam rangka mencari ilmu hadits dari tokoh-tokoh negeri tersebut, misalnya Bashrah, Balkh, Kufah dan lain-lain. Beliau telah mendengarkan dan menggali hadits dari sejumlah banyak tokoh pembawa hadits. Diriwayatkan oleh Muhammad bin Abi Hatim, bahwasanya beliau berkata, “Aku tidak pernah menulis melainkan dari orang-orang yang mengatakan bahwa al-Iman adalah ucapan dan tindakan.”Jumlah Hadits Yang DihafalMuhammad bin Hamdawaih mengatakan, “Aku mendengar al-Bukhari berkata, bahwa aku hafal seratus ribu hadits shahih dan dua ratus ribu hadits tidak shahih.”Kitab-Kitab Yang DisusunYang paling pokok adalah kitab al-Jamiush shahih (Shahihul Bukhari) yaitu kitab hadits tershahih diantara kitab hadits lainnya. Selain itu beliau menyusun juga ktiab al-Adabul Mufrad, Raf’ul Yadain fish Shalah, al-Qira’ah khalfal Iman, Birrul Walidain, at-Tarikh ash-Shagir, Khalqu Af’aalil ‘Ibaad, adl-Dlu’afa (hadits-hadits lemah), al-Jaami’ al-Kabir, al-Musnad al-Kabir, at-Tafsir al-Kabir, Kitabul Asyribah, Kitabul Hibab, Asaami ash-Shahabah (Nama-nama para shahabat) dan lain sebagainya.Contoh Kekaguman Orang Terhadap Al-BukhariAl-Imam al-Bukhari rahimahullah, merupakan barometer bagi guru-gurunya dan manusia yang tahu dan hidup pada zamannya maupun sesudahnya. al-Imam al-Hafizh adz-Dzahabi dan al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani telah menyebutkan secara khusus tentang pujian dan jasa-jasa beliau dalam kitabnya masing-masing. Adz-Dzahabi dalam Tadzkiratul huffaazh dan Ibnu Hajar dalam Tahdzibut Tahdzib.Berikut ini beberapa contoh pujian dan kekaguman mereka. Muhammad bin Abi Hatim mengatakan, bahwa aku mendengar Yahya bin Ja’far al-Baikundi berkata, “Seandainya aku mampu menambahkan umur Muhammad bin Ismail (al-Bukhari) dengan umurku, niscaya aku lakukan sebab kematianku hanyalah kematian seorang sedangkan kematiannya berarti lenyapnya ilmu.”Raja’ bin Raja’ mengatakan, “Dia, yakni al-Bukhari, merupakan satu ayat di antara ayat-ayat Allah yang berjalan di atas permukaan bumi.”Abu Abdullah al-Hakim dalam Tarikh Naisabur berkata, “Dia adalah Imam Ahlul hadits, tidak ada seorang pun di antara Ahlul Naql yang mengingkarinya.”Shahihul Jami’ Atau Shahih BukhariSeluruh hadits yang termuat di dalamnya adalah hadits-hadits shahih yang telah tetap dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan semua Mu’allaqaat dalam Shahih al-Bukhari dinyatakan shahih oleh para ulama Ahlul hadits. Adapun contoh pernyataan ulama tentang Shahih al-Bukhari seperti dikatakan al-Hafizh Ibnu Katsir dalam al-Bidaayah wan Nihaayah, “Para ulama telah bersepakat menerimanya (yakni Shahihul Bukhari) dan menerima keshahihan apa-apa yang ada di dalamnya, demikian pula seluruh ahlul Islam.”Jadi di samping Shahih Muslim, Shahih al-Bukhari adalah kitab tershahih nomor dua setelah al-Qur’an sebagaimana disebutkan dan disepakati oleh para ulama, di antaranya oleh as-Subakti.Terusirnya Imam Al-Bukhari Dari BukharaGhonjar mengatakan dalam kitab Tarikhnya, “Aku mendengar Ahmad bin Muhammad bin Umar berkata, “Aku mendengar Bakar bin Munir mengatakan, “Amir Khalid bin Ahmad Adz-Dzuhail, amir penguasa Bukhara, mengirim utusan kepada Muhammad bin Ismail, yang isinya, “Bawalah padaku kitab Jaami’ush Shahih dan at-Tarikh supaya aku bisa mendengar dari kamu.” Maka, berkatalah al-Bukhari kepada utusan tersebut, “Katakanlah kepadanya bahwa sesungguhnya aku tidak akan merendahkan ilmu dan aku tidak akan membawa ilmuku itu ke hadapan pintu para sultan. Apabila dia butuh (jika ilmu itu dikehendaki), maka hendaknya dia datang kepadaku di masjidku atau di rumahku. Kalau hal ini tidak menyenangkan wahai sultan, maka laranglah aku untuk mengadakan majlis ilmu, supaya pada hari kiamat aku punya alasan di hadapan Allah bahwa aku tidak menyembunyikan ilmu.” Ghonjar mengatakan, “Inilah yang menyebabkan terjadinya krisis di antara keduanya.”Al-Hakim berkata, “Aku mendengar Muhammad bin al-‘Abbas adh-Dhobby mengatakan, “Aku mendengar Abu Bakar bin Abu Amr berkata, “Perginya Abu Abdillah al-Bukhari dari negeri Bukhara disebabkan Khalid bin Ahmad Khalifah bin Thahir meminta beliau untuk hadir di rumahnya supaya membacakan kitab at-Tarikh dan al-Jaami’ush Shahih kepada anak-anaknya, tapi beliau menolak. Beliau katakan, “Aku tidak mempunyai waktu jika hanya orang-orang khusus yang mendengarkannya (mendengarkan ilmuku, pen). Maka Khalid bin Ahmad meminta tolong kepada Harits bin Abi al-Warqa` dan lainnya dari penduduk Bukhara untuk bicara mempermasalahkan madzhabnya. Akhirnya Khalid bin Ahmad mengusir beliau dari Bukhara.Demikianlah sekelumit tentang Imam Bukhari, beliau juga pernah difitnah sebagai orang yang mengatakan, bahwa bacaanku terhadap al-Qur’an adalah makhluk. Padahal beliau tidak mengatakan demikian dan bahkan secara tegas beliau membantah bahwa orang yang membawa berita tersebut adalah pendusta. Beliau bahkan mengatakan, “Bahwa al-Qur’an adalah kalamullah bukan makhluk, sedangkan perbuatan-perbuatan hamba adalah makhluk.” (lihat Hadyu as-Sari Muqadimah Fathul Bari bagian akhir halaman 490-491). Wallahu a’lam.SUMBER: Majalah as-Sunnah, no.02/Th.I, Jumada Tsani-Rajab 1413 H/Desember 1992 M,

Taubatnya Malik bin Dinar -Rohimahullah-

Monday, 21 July 2008 08:49

Kehidupanku dimulai dengan kesia-siaan, mabuk-mabukan, maksiat, berbuat zhalim kepada manusia, memakan hak manusia, memakan riba, dan memukuli manusia. Kulakukan segala kezhaliman, tidak ada satu maksiat melainkan aku telah melakukannya. Sungguh sangat jahat hingga manusia tidak menghargaiku karena kebejatanku.

Malik bin Dinar Rohimahullah menuturkan: Pada suatu hari, aku merindukan pernikahan dan memiliki anak. Maka kemudian aku menikah dan dikaruniai seorang puteri yang kuberi nama Fathimah.

Aku sangat mencintai Fathimah. Setiap kali dia bertambah besar, bertambah pula keimanan di dalam hatiku dan semakin sedikit maksiat di dalam hatiku.
Pernah suatu ketika Fathimah melihatku memegang segelas khamr, maka diapun mendekat kepadaku dan menyingkirkan gelas tersebut hingga tumpah mengenai bajuku. Saat itu umurnya belum genap dua tahun. Seakan-akan Allah Subhanahu wa Ta'ala -lah yang membuatnya melakukan hal tersebut.Setiap kali dia bertambah besar, semakin bertambah pula keimanan di dalam hatiku. Setiap kali aku mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala selangkah, maka setiap kali itu pula aku menjauhi maksiat sedikit demi sedikit. Hingga usia Fathimah genap tiga tahun, saat itulah Fathimah meninggal dunia.Maka akupun berubah menjadi orang yang lebih buruk dari sebelumnya. Aku belum memiliki sikap sabar yang ada pada diri seorang mukmin yang dapat menguatkanku di atas cobaan musibah. Kembalilah aku menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Setanpun mempermainkanku, hingga datang suatu hari, setan berkata kepadaku: “Sungguh hari ini engkau akan mabuk-mabukan dengan mabuk yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya.” Maka aku bertekad untuk mabuk dan meminum khamr sepanjang malam. Aku minum, minum dan minum. Maka aku lihat diriku telah terlempar di alam mimpi.Di alam mimpi tersebut aku melihat hari kiamat.
Matahari telah gelap, lautan telah berubah menjadi api, dan bumipun telah bergoncang. Manusia berkumpul pada hari kiamat. Manusia dalam keadaan berkelompok-kelompok. Sementara aku berada di antara manusia, mendengar seorang penyeru memanggil: Fulan ibn Fulan, kemari! Mari menghadap al-Jabbar. Aku melihat si Fulan tersebut berubah wajahnya menjadi sangat hitam karena sangat ketakutan.Sampai aku mendengar seorang penyeru menyeru namaku: “Mari menghadap al-Jabbar!”Kemudian hilanglah seluruh manusia dari sekitarku seakan-akan tidak ada seorangpun di padang Mahsyar. Kemudian aku melihat seekor ulat besar yang ganas lagi kuat merayap mengejar kearahku dengan membuka mulutnya. Akupun lari karena sangat ketakutan. Lalu aku mendapati seorang laki-laki tua yang lemah. Akupun berkata: “Hai, selamatkanlah aku dari ular ini!” Dia menjawab: “Wahai anakku aku lemah, aku tak mampu, akan tetapi larilah kearah ini mudah-mudahan engkau selamat!”Akupun berlari kearah yang ditunjukkannya, sementara ular tersebut berada di belakangku. Tiba-tiba aku mendapati api ada dihadapanku. Akupun berkata: “Apakah aku melarikan diri dari seekor ular untuk menjatuhkan diri ke dalam api?” Akupun kembali berlari dengan cepat sementara ular tersebut semakin dekat. Aku kembali kepada lelaki tua yang lemah tersebut dan berkata: “Demi Allah, wajib atasmu menolong dan menyelamatkanku.” Maka dia menangis karena iba dengan keadaanku seraya berkata: “Aku lemah sebagaimana engkau lihat, aku tidak mampu melakukan sesuatupun, akan tetapi larilah kearah gunung tersebut mudah-mudahan engkau selamat!”Akupun berlari menuju gunung tersebut sementara ular akan mematukku. Kemudian aku melihat di atas gunung tersebut terdapat anak-anak kecil, dan aku mendengar semua anak tersebut berteriak: “Wahai Fathimah tolonglah ayahmu, tolonglah ayahmu!”Selanjutnya aku mengetahui bahwa dia adalah putriku. Akupun berbahagia bahwa aku mempunyai seorang putri yang meninggal pada usia tiga tahun yang akan menyelamatkanku dari situasi tersebut. Maka diapun memegangku dengan tangan kanannya, dan mengusir ular dengan tangan kirinya sementara aku seperti mayit karena sangat ketakutan. Lalu dia duduk di pangkuanku sebagaimana dulu di dunia.Dia berkata kepadaku:
“Wahai ayah, “belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah.” (Qs. Al-Hadid:16)Maka kukatakan: “Wahai putriku, beritahukanlah kepadaku tentang ular itu.”Dia berkata: “Itu adalah amal keburukanmu, engkau telah membesarkan dan menumbuhkannya hingga hampir memakanmu. Tidakkah engkau tahu wahai ayah, bahwa amal-amal di dunia akan dirupakan menjadi sesosok bentuk pada hari kiamat? Dan lelaki yang lemah tersebut adalah amal shalihmu, engkau telah melemahkannya hingga dia menangis karena kondisimu dan tidak mampu melakukan sesuatu untuk membantu kondisimu. Seandainya saja engkau tidak melahirkanku, dan seandainya saja tidak mati saat masih kecil, tidak akan ada yang bisa memberikan manfaat kepadamu.”Dia Rohimahullah berkata: Akupun terbangun dari tidurku dan berteriak: “Wahai Rabbku, sudah saatnya wahai Rabbku, ya, “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah.” Lantas aku mandi dan keluar untuk shalat subuh dan ingin segera bertaubat dan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.Dia Rohimahullah berkata:Akupun masuk ke dalam masjid dan ternyata imampun membaca ayat yang sama:“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah.” (Qs. Al-Hadid: 16).....Itulah kisah taubatnya Malik bin Dinar Rohimahullah yang beliau kemudian menjadi salah seorang imam generasi tabi'in, dan termasuk ulama Basrah. Dia dikenal selalu menangis sepanjang malam dan berkata: “Ya Ilahi, hanya Engkaulah satu-satunya Dzat Yang Mengetahui penghuni sorga dan penghuni neraka, maka yang manakah aku di antara keduanya? Ya Allah, jadikanlah aku termasuk penghuni sorga dan jangan jadikan aku termasuk penghuni neraka.”Malik bin Dinar Rohimahullah bertaubat dan dia dikenal pada setiap harinya selalu berdiri di pintu masjid berseru: “Wahai para hamba yang bermaksiat, kembalilah kepada Penolong-mu! Wahai orang-orang yang lalai, kembalilah kepada Penolong-mu! Wahai orang yang melarikan diri (dari ketaatan), kembalilah kepada Penolong-mu! Penolong-mu senantiasa menyeru memanggilmu di malam dan siang hari. Dia berfirman kepadamu: “Barangsiapa mendekatkan dirinya kepada-Ku satu jengkal, maka Aku akan mendekatkan diri-Ku kepadanya satu hasta. Jika dia mendekatkan dirinya kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekatkan diri-Ku kepadanya satu depa. Siapa yang mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari kecil.”Aku memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar memberikan rizki taubat kepada kita. Tidak ada sesembahan yang hak selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim.Malik bin Dinar Rohimahullah wafat pada tahun 130 H. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala merahmatinya dengan rahmat-Nya yang luas. (Misanul I'tidal, III/426).

Sumber: Qiblati edisi 06 tahun II – Maret 2007 M /Shafar 1428 H

Gadis Kecil Yang Sholihah

Gadis Kecil Yang Sholihah

Thursday, 18 September 2008 19:26

Aku akan meriwayatkan kepada anda kisah yang sangat berkesan ini, seakan-akan anda mendengarnya langsung dari lisan ibunya. Berkatalah ibu gadis kecil tersebut:Saat aku mengandung putriku, Afnan, ayahku melihat sebuah mimpi di dalam tidurnya. Ia melihat banyak buruk pipit yang terbang di angkasa. Di antara burung-burung tersebut terdapat seekor merpati putih yang sangat cantik, terbang jauh meninggi ke langit. Maka aku bertanya kepada ayah tentang tafsir dari mimpi tersebut. Maka ia mengabarkan kepadaku bahwa burung-burung pipit tersebut adalah anak-anakku, dan sesungguhnya aku akan melahirkan seorang gadis yang bertakwa. Ia tidak menyempurnakan tafsirnya, sementara akupun tidak meminta tafsir tentang takwil mimpi tersebut.Setelah itu aku melahirkan putriku, Afnan. Ternyata dia benar-benar seorang gadis yang bertakwa. Aku melihatnya sebagai seorang wanita yang shalihah sejak kecil. Dia tidak pernah mau mengenakan celana, tidak juga mengenakan pakaian pendek, dia akan menolak dengan keras, padahal dia masih kecil. Jika aku mengenakan rok pendek padanya, maka ia mengenakan celana panjang di balik rok tersebut.Afnan senantiasa menjauh dari segenap perkara yang membuat murka Allah. Setelah dia menduduki kelas 4 SD, dia semakin menjauh dari segenap perkara yang membuat murka Allah. Dia menolak pergi ke tempat-tempat permainan, atau ke pesta-pesta walimah. Dia adalah seorang gadis yang berpegang teguh dengan agamanya, sangat cemburu di atasnya, menjaga shalat-shalatnya, dan sunnah-sunnahnya. Tatkala dia sampai SMP mulailah dia berdakwah kepada agama Allah. Dia tidak pernah melihat sebuah kemungkaran kecuali dia mengingkarinya, dan memerintah kepada yang ma'ruf dan senantiasa menjaga hijabnya.

Permulaan dakwahnya kepada agama Allah adalah permulaan masuk Islamnya pembantu kami yang berkebangsaan Srilangka.Ibu Afnan melanjutkan ceritanya:Tatkala aku mengandung putraku, Abdullah, aku terpaksa mempekerjakan seorang pembantu untuk merawatnya saat kepergianku, karena aku adalah seorang karyawan. Ia beragama Nashrani. Setelah Afnan mengetahui bahwa pembantu tersebut tidak muslimah, dia marah dan mendatangiku seraya berkata: "Wahai ummi, bagaimana dia akan menyentuh pakaian-pakaian kita, mencuci piring-piring kita, dan merawat adikku, sementara dia adalah wanita kafir?! Aku siap meninggalkan sekolah, dan melayani kalian selama 24 jam, dan jangan menjadikan wanita kafir sebagai pembantu kita!!"Aku tidak memperdulikannya, karena memang kebutuhanku terhadap pembantu tersebut amat mendesak. Hanya dua bulan setelah itu, pembantu tersebut mendatangiku dengan penuh kegembiraan seraya berkata: "Mama aku sekarang menjadi seorang muslimah, karena jasa Afnan yang terus mendakwahiku. Dia telah mengajarkan kepadaku tentang Islam." Maka akupun sangat bergembira mendengar kabar baik ini.Saat Afnan duduk di kelas 3 SMP, pamannya memintanya hadir dalam pesta pernikahannya. Dia memaksa Afnan untuk hadir, jika tidak maka dia tidak akan ridha kepadanya sepanjang hidupnya. Akhirnya Afnan menyetujui permintaannya setelah ia mendesak dengan sangat, dan juga karena Afnan sangat mencintai pamannya tersebut.Afnan bersiap untuk mendatangi pernikahan itu. Dia mengenakan sebuah gaun yang menutupi seluruh tubuhnya. Dia adalah seorang gadis yang sangat cantik. Setiap orang yang melihatnya akan terkagum-kagum dengan kecantikannya. Semua orang kagum dan bertanya-tanya, siapa gadis ini? Mengapa engkau menyembunyikannya dari kami selama ini?Setelah menghadiri pernikahan pamannya, Afnan terserang kanker tanpa kami ketahui. Dia merasakan sakit yang teramat sakit pada kakinya. Dia menyembunyikan rasa sakit tersebut dan berkata: "Sakit ringan di kakiku." Sebulan setelah itu dia menjadi pincang, saat kami bertanya kepadanya, dia menjawab: "Sakit ringan, akan segera hilang insya Allah." Setelah itu dia tidak mampu lagi berjalan. Kamipun membawanya ke rumah sakit.Selesailah pemeriksaan dan diagnosa yang sudah semestinya. Di dalam salah satu ruangan di rumah sakit tersebut, sang dokter berkebangsaan Turki mengumpulkanku, ayahnya, dan pamannya. Hadir pula pada saat itu seorang penerjemah, dan seorang perawat yang bukan muslim. Sementara Afnan berbaring di atas ranjang.Dokter mengabarkan kepada kami bahwa Afnan terserang kanker di kakinya, dan dia akan memberikan 3 suntikan kimiawi yang akan merontokkan seluruh rambut dan alisnya. Akupun terkejut dengan kabar ini. Kami duduk menangis. Adapun Afnan, saat dia mengetahui kabar tersebut dia sangat bergembira dan berkata "Alhamdulillah... alhamdulillah... alhamdulillah." Akupun mendekatkan dia di dadaku sementara aku dalam keadaan menangis. Dia berkata: "Wahai ummi, alhamdulillah, musibah ini hanya menimpaku, bukan menimpa agamaku."Diapun bertahmid memuji Allah dengan suara keras, sementara semua orang melihat kepadanya dengan tercengang!!Aku merasa diriku kecil, sementara aku melihat gadis kecilku ini dengan kekuatan imannya dan aku dengan kelemahan imanku. Setiap orang yang bersama kami sangat terkesan dengan kejadian ini dan kekuatan imannya. Adapun penerjemah dan para perawat, merekapun menyatakan keislamannya!!Berikutnya adalah perjalanan dia untuk berobat dan berdakwah kepada Allah.Sebelum Afnan memulai pengobatan dengan bahan-bahan kimia, pamannya meminta akan menghadirkan gunting untuk memotong rambutnya sebelum rontok karena pengobatan. Diapun menolak dengan keras. Aku mencoba untuk memberinya pengertian agar memenuhi keinginan pamannya, akan tetapi dia menolak dan bersikukuh seraya berkata: "Aku tidak ingin terhalangi dari pahala bergugurannya setiap helai rambut dari kepalaku."Kami (aku, suami dan Afnan) pergi untuk pertama kalinya ke Amerika dengan pesawat terbang. Saat kami sampai di sana, kami disambut oleh seorang dokter wanita Amerika yang sebelumnya pernah bekerja di Saudi selama 15 tahun. Dia bisa berbicara bahasa Arab. Saat Afnan melihatnya, dia bertanya kepadanya: "Apakah engkau seorang muslimah?" Dia menjawab: "Tidak."Afnanpun meminta kepadanya untuk mau pergi bersamanya menuju ke sebuah kamar kosong. Dokter wanita itupun membawanya ke salah satu ruangan. Setelah itu dokter wanita itu kemudian mendatangiku sementara kedua matanya telah terpenuhi linangan air mata. Dia mengatakan bahwa sesungguhnya sejak 15 tahun dia di Saudi, tidak pernah seorangpun mengajaknya kepada Islam. dan di sini datang seorang gadis kecil yang mendakwahinya. Akhirnya dia masuk Islam melalui tangannya.Di Amerika, mereka mengabarkan bahwa tidak ada obat baginya kecuali mengamputasi kakinya,karena dikhawatirkan kanker tersebut akan menyebar sampai ke paru-paru dan akan memarikannya akan tetapi Afnan sama sekali tidak takut terhadap amputasi, yang dia khawatirkan adalah perasaan kedua orangtuanya.PAda suatu hari Afnan berbicara dengan salah satu temanku melalui Messenger. Afnan bertanya kepadanya: "Bagaimana menurut pendapatmu, apakah aku akan menyetujui mereka untuk mengamputasi kakiku?" Maka dia mencoba untuk menenangkannya, dan bahwa mungkin kaki palsu sebagai gantinya. Maka Afnan menjawab dengan satu kalimat: "Aku tidak memperdulikan kakiku, yang aku inginkan adalah mereka meletakkanku di dalam kuburku sementara aku dalam keadaan sempurna. " Temanku tersebut berkata: "Sesungguhnya setelah jawaban Afnan, aku merasa kecil di hadapan Afnan, Aku tidak memahami sesuatupun, seluruh pikiranku saat itu tertuju kepada bagaimana dia nanti akan hidup, sedangkan fikirannya lebih tinggi dari itu, yaitu bagaimana nanti dia akan mati."Kamipun kembali ke Saudi setelah kami amputasi kaki Afnan, dan tiba-tiba kanker telah menyerang paru-paru!!Keadaannya sungguh membuat putus asa, karena mereka meletakkannya di atas ranjang, dan disisinya terdapat sebuah tombol. Hanya dengan menekan tombol tersebut maka dia akan tersuntik dengan jarum bius dan jarum infus.Di rumah sakit tidak terdengar suara adzan dan keadaannya seperti orang yang koma. Tetapi hanya dengan masuknya waktu shalat dia terbangun dari komanya, kemudian meminta air, kemudian wudhu dan shalat, tanpa ada seorangpun yang membangunkannya!!Di hari-hari terakhir Afnan, para dokter mangabari kami bahwa tidak ada gunanya lagi ia di rumah sakit. Sehari atau dua hari lagi dia akan meninggal. Aku ingin dia menghabiskan hari-hari terakhirnya di rumah ibuku.Di rumah, dia tidur di sebuah kamar kecil. Aku duduk di sisinya dan berbicara dengannya.Pada suatu hari, istri pamannya datang menjenguk. Aku katakan bahwa dia berada di dalam kamar sedang tidur. Ketika dia masuk ke dalam kamar, dia terkejut kemudian menutup pintu. Akupun terkejut dan khawatir terjadi sesuatu pada Afnan. Maka aku bertanya kepadanya, tetapi dia tidak menjawab. Maka aku tidak mampu lagi menguasai diri, akupun pergi kepadanya. Saat aku membuka kamar, apa yang kulihat membuatku tercengang. Saat itu lampu dalam keadaan dimatikan, sementara wajah Afnan memancarkan cahaya di tengah kegelapan malam. Dia melihat kepadaku kemudian tersenyum.
Dia berkata: "Ummi kemarilah, aku mau menceritakan sebuah mimpi yang telah kulihat." Kukatakan: "(Mimpi) yang baik Insya Allah. "
Dia berkata: "Aku melihat diriku sebagai pengantin di hari pernikahanku, aku mengenakan gaun berwarna putih yang lebar. Engkau dan keluargaku, kalian semua berada disekelilingku. Semuanya berbahagia dengan pernikahanku, kecuali engkau ummi."
Akupun bertanya kepadanya: "Bagaimana menurutmu tentang tafsir mimpimu tersebut."
Dia menjawab: "Aku menyangka, bahwasanya aku akan meninggal, dan mereka semua akan melupakanku, dan hidup dalam kehidupan mereka dalam keadaan berbahagia kecuali engkau ummi. Engkau terus mengingatku, dan bersedih atas perpisahanku."Benarlah apa yang dikatakan Afnan. Aku sekarang ini, saat aku menceritakan kisah ini, aku menahan sesuatu yang membakar dari dalam diriku, setiap kali aku mengingatnya, akupun bersedih atasnya.Pada suatu hari, aku duduk dekat dengan Afnan, aku dan ibuku. Saat itu Afnan berbaring diatas ranjangnya kemudian dia terbangun. Dia berkata: "Ummi, mendekatlah kepadaku, aku ingin menciummu." Maka diapun menciumku. Kemudian dia berkata: "Aku ingin mencium pipimu yang kedua ." Akupun mendekat kepadanya, dan dia menciumku, kemudian kembali berbaring di atas ranjangnya. Ibuku berkata kepadanya: "Afnan, ucapkanlah la ilaaha illallah."Kemudian dia menghadapkan wajah ke arah qiblat dan berkata: "Asyhadu allaa ilaaha illallaah." Dia mengucapkannya sebanyak 10 kali. Kemudian dia berkata: "Asyhadu allaa ilaaha illallahu wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah." Dan kelurlah rohnya.Maka kamar tempat dia meninggal di dalamnya dipenuhi oleh aroma minyak kesturi selama 4 hari. Aku tidak mampu untuk tabah, kelurgaku takut akan terjadi sesuatu terhadap diriku. Maka merekapun meminyaki kamar tersebut dengan aroma lain sehingga aku tidak bisa lagi mencium aroma Afnan. Dan tidak ada yang aku katakan kecuali alhamdulillah rabbil 'aalamin.
Majalah Qiblati edisi 04 tahun III 01-2008/12-1428

Kamis, 06 Agustus 2009

Israel Produksi Miras "Masjid Al Aqsa"

Israel Produksi Minuman Keras Berlabel Masjid Al Aqsa
Written by Redaksi2
Saturday, 07 March 2009 15:54

Kebijakan pembangunan distrik pemukiman Zionis di Baitul Maqdis dan Ilustrasi perusakan komplek suci Masjid al Aqsa telah mendorong Zionis Israel untuk mengawali serangan barunya ke tempat-tempat yang disucikan oleh umat bergama.Berdasarkan hal itu, sebuah perusahaan minuman keras milik Zionis Israel mencetak gambar-gambar Masjid al Aqsa dan Masjid Qubba al Sakhrah di botol minuman keras yang mereka produksi. Kebijakan provokatif itu dilakukan tanpa memperhatikan sentimen umat Islam di seluruh dunia.Mereaksi tindakan pelecehan terhadap tempat suci yang dilakukan perusahaan minuman keras Israel, Lembaga Pemeliharaan dan Perawatan Tempat-Tempat Suci al-Aqsa menilai pemuatan gambar-gambar tempat suci umat Islam di botol minuman keras sebagai penghinaan nyata.Lembaga ini juga mengatakan, ini adalah pelecehan terhadap nilai-nilai yang disakralkan oleh mereka. Lembaga tersebut selain memperingatkan Zionis Israel, juga meminta dunia Islam untuk mengambil langkah praktis guna mencegah aksi pelecehan itu.Pasca menguasai Baitul Maqdis, Rezim Zionis Israel terus menerapkan kebijakan yang bersifat merusak, menyita, membangun distrik pemukiman Zionis, dan mengusir warga Palestina yang tinggal di Baitul Maqdis Timur.Menyikapi kebijakan destruktif Israel, Kantor Asosiasi Wartawan Arab mengutuk keras skenario Zionis Israel untuk mengubah struktur geografi dan demografi Baitul Maqdis.hmmSekjen Asosiasi Wartawan Arab, Mukarram Muhammad Ahmad mengatakan, masyarakat internasional harus mencegah aksi brutal Israel yang menghancurkan rumah warga Palestina, merampas perkebunan mereka, dan membangun distrik pemukiman Zionis di atas tanah rampasan tersebut.Muhammad Ahmad juga mengkonfirmasikan upaya Zionis Israel selama bertahun-tahun untuk mengubah kondisi demografi di Baitul Maqdis.Untuk memuluskan proyek ilegalnya, Israel mulai membangun distrik pemukiman Zionis dan tembok pembatas guna menghubungkan distrik-distrik Zionis yang terletak berjauhan. Tembok itu juga telah memisahkan sejumlah besar kawasan Palestina di Baitul Maqis. Baru-baru ini, Pejabat Tel Aviv juga telah mengeluarkan perintah penggalian baru di sisi tembok Selatan dan dan tembok Barat Daya Masjid al Aqsa. Penggalian itu mengancam runtuhnya infrastruktur tempat suci tersebut.Menanggapi hal itu, Badan Wakaf dan Warisan al-Aqsa dalam laporannya, mengkonfirmasikan keputusan Israel untuk menggali terowongan di Baitul Maqdis dengan tujuan menghubungkan kawasan al-Sharaf dengan daerah di Barat Masjid al Aqsa.Laporan itu disusun berdasarkan data-data yang diperoleh dari Israel. Sejak dulu, pejabat Tel Aviv berniat membangun terowongan di bawah Masjid al Aqsa yang dapat dilintasi oleh warga Zionis dan wisatawan asing.Warga Palestina menilai langkah itu sebagai upaya Yahudi untuk menguasai Masjid al Aqsa. Mereka juga meminta umat Islam di dunia untuk segera bertindak terlebih menyangkut aksi pelecehan yang mencetak gambar-gambar tempat suci umat Islam di botol minuman keras. (hid/mrg)

Mengenal Makanan Haram

Written by redaksi
Tuesday, 14 April 2009 05:57

Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan haram. Rasulullah bersabda: “Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: ” Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman: “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Dan firmanNya yang lain: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu” Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit: Yaa Rabbi ! Yaa Rabbi ! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram, dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do’anya”. (HR Muslim no. 1015).
Jenis Makanan HARAM:

1. BANGKAI

Yaitu hewan yang mati bukan karena disembelih atau diburu. Hukumnya jelas haram dan bahaya yang ditimbulkannya bagi agama dan badan manusia sangat nyata, sebab pada bangkai terdapat darah yang mengendap sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan. Bangkai ada beberapa macam sbb :

A. Al-Munkhaniqoh yaitu hewan yang mati karena tercekik baik secara sengaja atau tidak.
B. Al-Mauqudhah yaitu hewan yang mati karena dipukul dengan alat/benda keras hingga mati olehnya atau disetrum dengan alat listrik.
C. Al-Mutaraddiyah yaitu hewan yang mati karena jatuh dari tempat tinggi atau jatuh ke dalam sumur sehingga mati.
D. An-Nathihah yaitu hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya (lihat Tafsir Al-Qur’an Al-Adzim 3/22 oleh Imam Ibnu Katsir).
Sekalipun bangkai haram hukumnya tetapi ada yang dikecualikan yaitu bangkai ikan dan belalang berdasarkan hadits:
“Dari Ibnu Umar berkata: ” Dihalalkan untuk dua bangkai dan dua darah. Adapun dua bangkai yaitu ikan dan belalang, sedang dua darah yaitu hati dan limpa.” (Shahih. Lihat Takhrijnya dalam Al-Furqan hal 27 edisi 4/Th.11)

Rasululah juga pernah ditanya tentang air laut, maka beliau bersabda:
“Laut itu suci airnya dan halal bangkainya.”: (Shahih. Lihat Takhrijnya dalam Al-Furqan 26 edisi 3/Th 11) Syaikh Muhammad Nasiruddin Al–Albani berkata dalam Silsilah As-Shahihah (no.480): “Dalam hadits ini terdapat faedah penting yaitu halalnya setiap bangkai hewan laut sekalipun terapung di atas air (laut)? Beliau menjawab: “Sesungguhnya yang terapung itu termasuk bangkainya sedangkan Rasulullah bersabda: “Laut itu suci airnya dan halal bangkainya” (HR. Daraqutni: 538).
Adapun hadits tentang larangan memakan sesuatu yang terapung di atas laut tidaklah shahih. (Lihat pula Al-Muhalla (6/60-65) oleh Ibnu Hazm dan Syarh Shahih Muslim (13/76) oleh An-Nawawi).

2. DARAH

Yaitu darah yang mengalir sebagaimana dijelaskan dalam ayat lainnya:
“Atau darah yang mengalir” (QS. Al-An’Am: 145) Demikianlah dikatakan oleh Ibnu Abbas dan Sa’id bin Jubair. Diceritakan bahwa orang-orang jahiliyyah dahulu apabila seorang diantara mereka merasa lapar, maka dia mengambil sebilah alat tajam yang terbuat dari tulang atau sejenisnya, lalu digunakan untuk memotong unta atau hewan yang kemudian darah yang keluar dikumpulkan dan dibuat makanan/minuman. Oleh karena itulah, Allah mengharamkan darah pada umat ini. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/23-24).
Sekalipun darah adalah haram, tetapi ada pengecualian yaitu hati dan limpa berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas tadi. Demikian pula sisa-sisa darah yang menempel pada daging atau leher setelah disembelih.Semuanya itu hukumnya halal.
Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: “Pendapat yang benar, bahwa darah yang diharamkan oleh Allah adalah darah yang mengalir. Adapun sisa darah yang menempel pada daging, maka tidak ada satupun dari kalangan ulama’ yang mengharamkannya”. (Dinukil dari Al-Mulakhas Al-Fiqhi 2/461 oleh Syaikh Dr. Shahih Al-Fauzan).

3. DAGING BABI

Babi baik peliharaan maupun liar, jantan maupun betina. Dan mencakup seluruh anggota tubuh babi sekalipun minyaknya. Tentang keharamannya, telah ditandaskan dalam al-Qur’an, hadits dan ijma’ ulama.

4. SEMBELIHAN UNTUK SELAIN ALLAH

Yakni setiap hewan yang disembelih dengan selain nama Allah hukumnya haram, karena Allah mewajibkan agar setiap makhlukNya disembelih dengan nama-Nya yang mulia. Oleh karenanya, apabila seorang tidak mengindahkan hal itu bahkan menyebut nama selain Allah baik patung, taghut, berhala dan lain sebagainya , maka hukum sembelihan tersebut adalah haram dengan kesepakatan ulama.

5. HEWAN YANG DITERKAM BINATANG BUAS

Yakni hewan yang diterkam oleh harimau, serigala atau anjing lalu dimakan sebagiannya kemudia mati karenanya, maka hukumnya adalah haram sekalipun darahnya mengalir dan bagian lehernya yang kena. Semua itu hukumnya haram dengan kesepakatan ulama. Orang-orang jahiliyah dulu biasa memakan hewan yang diterkam oleh binatang buas baik kambing, unta,sapi dsb, maka Allah mengharamkan hal itu bagi kaum mukminin.
Adapun hewan yang diterkam binatang buasa apabila dijumpai masih hidup (bernyawa) seperti kalau tangan dan kakinya masih bergerak atau masih bernafas kemudian disembelih secara syar’i, maka hewan tersebut adalah halal karena telah disembelih secara halal.
6. BINATANG BUAS BERTARING

Hal ini berdasarkan hadits : “Dari Abu Hurairah dari Nabi saw bersabda: “Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan” (HR. Muslim no. 1933)
Perlu diketahui bahwa hadits ini mutawatir sebagaimana ditegaskan Imam Ibnu Abdil Barr dalam At-Tamhid (1/125) dan Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah dalam I’lamul Muwaqqi’in (2/118-119) Maksudnya “dziinaab” yakni binatang yang memiliki taring atau kuku tajam untuk melawan manusia seperti serigala, singa,anjing, macan tutul, harimau,beruang,kera dan sejenisnya. Semua itu haram dimakan”. (Lihat Syarh Sunnah (11/234) oleh Imam Al-Baghawi).
Hadits ini secara jelas menunjukkan haramnya memakan binatang buas yang bertaring bukan hanya makruh saja. Pendapat yang menyatakan makruh saja adalah pendapat yang salah. (lihat At-Tamhid (1/111) oleh Ibnu Abdil Barr, I’lamul Muwaqqi’in (4-356) oleh Ibnu Qayyim dan As-Shahihah no. 476 oleh Al-Albani.
Imam Ibnu Abdil Barr juga mengatakan dalam At-Tamhid (1/127): “Saya tidak mengetahui persilanganpendapat di kalangan ulama kaum muslimin bahwa kera tidak boleh dimakan dan tidak boleh dijual karena tidak ada manfaatnya. Dan kami tidak mengetahui seorang ulama’pun yang membolehkan untuk memakannya. Demikianpula anjing,gajah dan seluruh binatang buas yang bertaring. Semuanya sama saja bagiku (keharamannya). Dan hujjah adalah sabda Nabi saw bukan pendapat orang….”.
Para ulama berselisih pendapat tentang musang. Apakah termasuk binatang buas yang haram ataukah tidak ? Pendapat yang rajih bahwa musang adalah halal sebagaimana pendapat Imam Ahmad dan Syafi’i berdasarkan hadits :
“Dari Ibnu Abi Ammar berkata: Aku pernah bertanya kepada Jabir tentang musang, apakah ia termasuk hewan buruan ? Jawabnya: “Ya”. Lalu aku bertanya: apakah boleh dimakan ? Beliau menjawab: Ya. Aku bertanya lagi: Apakah engkau mendengarnya dari Rasulullah ? Jawabnya: Ya. (Shahih. HR. Abu Daud (3801), Tirmidzi (851), Nasa’i (5/191) dan dishahihkan Bukhari, Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al- Baihaqi, Ibnu Qoyyim serta Ibnu Hajar dalam At-Talkhis Habir (1/1507).
Lantas apakah hadits Jabir ini bertentangan dengan hadits larangan di atas? ! Imam Ibnu Qoyyim menjelaskan dalam I’lamul Muwaqqi’in (2/120) bahwa tidak ada kontradiksi antara dua hadits di atas. Sebab musang tidaklah termasuk kategori binatang buas, baik ditinjau dari segi bahasa maupun segi urf (kebiasaan) manusia. Penjelasan ini disetujui oleh Al-Allamah Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (5/411) dan Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani dalam At-Ta’liqat Ar-Radhiyyah (3-28)
7. BURUNG YANG BERKUKU TAJAM

Hal ini berdasarkan hadits : Dari Ibnu Abbas berkata: “Rasulullah melarang dari setiap hewan buas yang bertaring dan berkuku tajam” (HR Muslim no. 1934)
Imam Al-Baghawi berkata dalam Syarh Sunnah (11/234): “Demikian juga setiap burung yang berkuku tajam seperti burung garuda, elang dan sejenisnya”. Imam Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim 13/72-73: “Dalam hadits ini terdapat dalil bagi madzab Syafi’i, Abu Hanifah, Ahmad, Daud dan mayoritas ulama tentang haramnya memakan binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam.”
8. KHIMAR AHLIYYAH (KELEDAI JINAK)

Hal ini berdasarkan hadits:
“Dari Jabir berkata: “Rasulullah melarang pada perang khaibar dari (makan) daging khimar dan memperbolehkan daging kuda”. (HR Bukhori no. 4219 dan Muslim no. 1941) dalam riwayat lain disebutkan begini : “Pada perang Khaibar, mereka menyembelih kuda, bighal dan khimar. Lalu Rasulullah melarang dari bighal dan khimar dan tidak melarang dari kuda. (Shahih. HR Abu Daud (3789), Nasa’i (7/201), Ahmad (3/356), Ibnu Hibban (5272), Baihaqi (9/327), Daraqutni (4/288-289) dan Al-Baghawi dalam Syarhu Sunnah no. 2811).
Dalam hadits di atas terdapat dua masalah :
Pertama : Haramnya keledai jinak. Ini merupakan pendapat jumhur ulama dari kalangan sahabat, tabi’in dan ulama setelah mereka berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas seperti di atas. Adapaun keledai liar, maka hukumnya halal dengan kesepakatan ulama. (Lihat Sailul Jarrar (4/99) oleh Imam Syaukani).
Kedua : Halalnya daging kuda. Ini merupakan pendapat Zaid bin Ali, Syafi’i, Ahmad, Ishaq bin Rahawaih dan mayoritass ulama salaf berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas di atas. Ibnu Abi Syaiban meriwayatkan dengan sanadnya yang sesuai syarat Bukhari Muslim dari Atha’ bahwa beliau berkata kepada Ibnu Juraij: ” Salafmu biasa memakannya (daging kuda)”. Ibnu Juraij berkata: “Apakah sahabat Rasulullah ? Jawabnya : Ya. (Lihat Subulus Salam (4/146-147) oleh Imam As-Shan’ani).
9. AL-JALLALAH

Hal ini berdasarkan hadits :“Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah melarang dari jalalah unta untuk dinaiki. (HR. Abu Daud no. 2558 dengan sanad shahih).
“Dalam riwayat lain disebutkan: Rasulullah melarang dari memakan jallalah dan susunya.” (HR. Abu Daud : 3785, Tirmidzi: 1823 dan Ibnu Majah: 3189).
“Dari Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: Rasulullah melarang dari keledai jinak dan jalalah, menaiki dan memakan dagingnya”(HR Ahmad (2/219) dan dihasankan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648).
Maksud Al-Jalalah yaitu setiap hewan baik hewan berkaki empat maupun berkaki dua-yang makanan pokoknya adalah kotoran-kotoran seperti kotoran manuasia/hewan dan sejenisnya. (Fahul Bari 9/648). Ibnu Abi Syaiban dalam Al-Mushannaf (5/147/24598) meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa beliau mengurung ayam yang makan kotoran selama tiga hari. (Sanadnya shahih sebagaimana dikatakan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648).
Al-Baghawi dalam Syarh Sunnah (11/254) juga berkata: “Kemudian menghukumi suatu hewan yang memakan kotoran sebagai jalalah perlu diteliti. Apabila hewan tersebut memakan kotoran hanya bersifat kadang-kadang, maka ini tidak termasuk kategori jalalah dan tidak haram dimakan seperti ayam dan sejenisnya…”
Hukum jalalah haram dimakan sebagaimana pendapat mayoritas Syafi’iyyah dan Hanabilah. Pendapat ini juga ditegaskan oleh Ibnu Daqiq Al-’Ied dari para fuqaha’ serta dishahihkan oleh Abu Ishaq Al-Marwazi, Al-Qoffal, Al-Juwaini, Al-Baghawi dan Al-Ghozali. (Lihat Fathul Bari (9/648) oleh Ibnu Hajar).
Sebab diharamkannya jalalah adalah perubahan bau dan rasa daging dan susunya. Apabila pengaruh kotoran pada daging hewan yang membuat keharamannya itu hilang, maka tidak lagi haram hukumnya, bahkan hukumnya hahal secara yakin dan tidak ada batas waktu tertentu. Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan (9/648): “Ukuran waktu boelhnya memakan hewan jalalah yaitu apabila bau kotoran pada hewan tersebut hilang dengan diganti oleh sesuatu yang suci menurut pendapat yang benar.”. Pendapat ini dikuatkan oleh imam Syaukani dalam Nailul Authar (7/464) dan Al-Albani dan At-Ta’liqat Ar-Radhiyyah (3/32).
10. AD-DHAB (HEWAN SEJENIS BIAWAK) BAGI YANG MERASA JIJIK DARINYA

Berdasarkan hadits: “Dari Abdur Rahman bin Syibl berkata: Rasulullah melarang dari makan dhab (hewan sejenis biawak). (Hasan. HR Abu Daud (3796), Al-Fasawi dalam Al-Ma’rifah wa Tarikh (2/318), Baihaqi (9/326) dan dihasankan Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (9/665) serta disetujui oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no. 2390).
Benar terdapat beberapa hadits yang banyak sekali dalam Bukhari Muslim dan selainnya yang menjelaskan bolehnya makan dhob baik secara tegas berupa sabda Nabi maupun taqrir (persetujuan Nabi). Diantaranya , Hadits Abdullah bin Umar secara marfu’ (sampai pada nabi) “Dhab, saya tidak memakannya dan saya juga tidak mengharamkannya.” (HR Bukhari no.5536 dan Muslim no. 1943)
11. HEWAN YANG DIPERINTAHKAN AGAMA SUPAYA DIBUNUH

“Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: Lima hewan fasik yang hendaknya dibunuh, baik di tanah halal maupun haram yaitu ular, tikus, anjing hitam. ” (HR. Muslim no. 1198 dan Bukhari no. 1829 dengan lafadz “kalajengking: gantinya “ular” )
Imam ibnu Hazm mengatakan dalam Al-Muhalla (6/73-74): “Setiap binatang yang diperintahkan oleh Rasulullah supaya dibunuh maka tidak ada sembelihan baginya, karena Rasulullah melarang dari menyia-nyiakan harta dan tidak halal membunuh binatang yang dimakan” (Lihat pula Al-Mughni (13/323) oleh Ibnu Qudamah dan Al-Majmu’ Syarh Muhadzab (9/23) oleh Nawawi).
“Dari Ummu Syarik berkata bahwa Nabi memerintahkan supaya membunuh tokek/cecak” (HR. Bukhari no. 3359 dan Muslim 2237). Imam Ibnu Abdil Barr berkata dalam At-Tamhid (6/129)” “Tokek/cecak telah disepakati keharaman memakannya”.
12. HEWAN YANG DILARANG UNTUK DIBUNUH

“Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah melarang membunuh 4 hewan : semut, tawon, burung hud-hud dan burung surad. ” (HR Ahmad (1/332,347), Abu Daud (5267), Ibnu Majah (3224), Ibnu Hibban (7/463) dan dishahihkan Baihaqi dan Ibnu Hajar dalam At-Talkhis 4/916). Imam Syafi’i dan para sahabatnya mengatakan: “Setiap hewan yang dilarang dibunuh berarti tidak boleh dimakan, karena seandainya boleh dimakan, tentu tidak akan dilarang membunuhnya.” (Lihat Al-Majmu’ (9/23) oleh Nawawi).
Haramnya hewan-hewan di atas merupakan pendapat mayoritas ahli ilmu sekalipun ada perselisihan di dalamnya kecuali semut, nampaknya disepakati keharamannya. (Lihat Subul Salam 4/156, Nailul Authar 8/465-468, Faaidhul Qadir 6/414 oleh Al-Munawi). “Dari Abdur Rahman bin Utsman Al-Qurasyi bahwasanya seorang tabib pernah bertanya kepada Rasulullah tentang kodok/katak dijadikan obat, lalu Rasulullah melarang membunuhnya. (HR Ahmad (3/453), Abu Daud (5269), Nasa’i (4355), Al-Hakim (4/410-411), Baihaqi (9/258,318) dan dishahihkan Ibnu Hajar dan Al-Albani).
Haramnya katak secara mutlak merupakan pendapat Imam Ahmad dan beberapa ulama lainnya serta pendapat yang shahih dari madzab Syafe’i. Al-Abdari menukil dari Abu Bakar As-Shidiq, Umar, Utsman dan Ibnu Abbas bahwa seluruh bangkai laut hukumnya halal kecuali katak (lihat pula Al-Majmu’ (9/35) , Al-Mughni (13/345), Adhwaul Bayan (1/59) oleh Syaikh As-Syanqithi, Aunul Ma’bud (14/121) oleh Adzim Abadi dan Taudhihul Ahkam (6/26) oleh Al-Bassam)
13. BINATANG YANG HIDUP DI 2 (DUA) ALAM

Sejauh ini BELUM ADA DALIL dari Al Qur’an dan hadits yang shahih yang menjelaskan tentang haramnya hewan yang hidup di dua alam (laut dan darat). Dengan demikian binatang yang hidup di dua alam dasar hukumnya “asal hukumnya adalah halal kecuali ada dalil yang mengharamkannya.
Berikut contoh beberapa dalil hewan hidup di dua alam :
KEPITING - hukumnya HALAL sebagaimana pendapat Atha’ dan Imam Ahmad.(Lihat Al-Mughni 13/344 oleh Ibnu Qudamah dan Al-Muhalla 6/84 oleh Ibnu Hazm).
KURA-KURA dan PENYU - juga HALAL sebagaimana madzab Abu Hurairah, Thawus, Muhammad bin Ali, Atha’, Hasan Al-Bashri dan fuqaha’ Madinah. (Lihat Al-Mushannaf (5/146) Ibnu Abi Syaibah dan Al-Muhalla (6/84).
ANJING LAUT - juga HALAL sebagaimana pendapat imam Malik, Syafe’i, Laits, Syai’bi dan Al-Auza’i (lihat Al-Mughni 13/346).
KATAK/KODOK - hukumnya HARAM secara mutlak menurut pendapt yang rajih karena termasuk hewan yang dilarang dibunuh sebagaimana penjelasan di atas.
(www.halalguide.info)

Zionis Ledakkan Nuklir Kedubes Australia


Percobaan Bom Mobil tidak membuat kawah di bawah kendaraaan
Gambar Tengah Bag. Bawah terlihat bahwa asap bom Kedubes Australia = Asap Nuklir dalam percobaan Nuklir di Amerika


Kawah di depan Kedubes Australia

Getaran Bom hingga menghancurkan kaca gedung bertingkat
dekat Kedubes Australia




Kejadian di depan Kedubes Australia






ZIONIS YAHUDI MELEDAKKAN NUKLIR DI KEDUTAAN BESAR AUSTRALIA – INDONESIA
Hak cipta Joe Vialls, 21 September 2004 (diperbaharui 24 September 2004)
Diterjemahkan oleh Hudar Ibn Yatim, 29 September 2004


Untuk pertama kalinya, dalam laporan ini diperlihatkan bagaimana sebuah mikro nuklir bawah permukaan (sub-surface micro nuke) meledak dalam waktu sebenarnya yang terekam dalam video keamanan. Bersabarlah dengan pernyataan-pernyataan para petugas Amerika dan Australia tentang pengeboman di Kedutaan Besar Australia – Indoneisa beberapa waktu yang lalu, yang isinya tidak lain adalah sebuah kebohongan yang keji. Ingat, kamera tidak dapat berbohong.


Mobil berwarna hitam yang terletak 40 kaki dari pusat ledakan akan terlempar ke gardu penjaga akibat gelombang kejut sebesar 25.000 ft/s (kaki per detik) yang timbul dari bom truk yang meledak di atas permukaan tanah (jika teori Keelty tentang bom mobil ini benar)
Garis ledakan kearah atas yang ditimbulkan oleh sebuah ledakan mikro-nuklir tidak akan mengenai mobil berwarna hitam yang lewat di seberang jalan, karena itu ledakan semacam ini tidak akan menghancurkan mobil tersebut, gardu penjaga, dan petugasnya. Ini 100% merupakan bukti ilmiah (tentang mikro-nuklir di depan Kedubes Australia)
Dalam setiap lima puluh tahun sekali atau lebih, sebuah peristiwa penting yang terjadi selalu memiliki peluang untuk melahirkan seribu kebohongan yg muncul mendahuluinya. Pada tanggal 9 September 2004 jam 10.31 am waktu setempat (Jakarta), peristiwa seperti itu terjadi: Sebuah perangkat bom mikro-nuklir milik Israel yang didatangkan dari Dimona di gurun Negev, yang ditanam 9 kaki di bawah permukaan jalan dalam saluran (gorong-gorong) yang terdapat diluar pintu gerbang Kedutaan Besar Australia - Jakarta, Indonesia. Tapi apa yang tidak diketahui oleh para perancang ledakan ini, dan yang tidak diungkapkan seluruhnya oleh para petugas keamanan Indonesia 48 jam setelah kejadian itu adalah bahwa kekejian luarbiasa Zionis ini direkam secara langsung dalam komposisi warna yang sangat jelas oleh sebuah kamera keamanan khusus (yang terdapat di beberapa gedung di dekat Kedubes Australia).

Apakah ini artinya pemerintah Indonesia terlibat dalam pembunuhan serampangan terhadap warganegaranya sendiri? Sebagai bagian dari garis panjang aspirasi mutakhir AS tentang “Tatanan Dunia Baru”? Tidak! tentu saja tidak, tapi kenyataannya sudah terjadi dua kali ledakan mikro-nuklir sebelumnya di sebuah klub malam di Pantai Kuta Bali dan di Hotel JW Marriott Jakarta, hampir 99% orang-orang Indonesia percaya bahwa negara Muslim mereka sekali lagi dijadikan sasaran serangan teroris oleh organisasi-organisasi “Al-Qaeda” dan “Jemaah Islamiah”, yang sesungguhnya merupakan kelompok-kelompok fiktif (rekaan) yang sengaja diciptakan oleh Zionis Israel sebagai kambing hitam bagi aksi-aksi teror mereka.
Sedikitnya 500 unit kamera video pengawas khusus secara rahasia telah diimpor dari Jepang, dan kemudian secara strategis ditempatkan di dekat lokasi-lokasi yang dianggap memiliki kemungkinan untuk diserang oleh teroris yang ditujukan untuk bisa memancing kemarahan orang-orang Barat secara luarbiasa, seandainya tiba-tiba tempat-tempat itu diserang oleh sekelompok orang yg mewakili “Teroris Muslim”. Walaupun jumlah keseluruhan sebenarnya dari kamera-kamera yang digunakan para petugas keamanan Indonesia masih dirahasiakan, namun sudah cukup luas diketahui bahwa kamera-kamera tersembunyi tersebut saat ini mengawasi dengan ketat Kedubes-Kedubes Amerika Serikat, Australia dan Inggris, bank-bank, hotel-hotel, dan institusi-institusi penting lainnya di seluruh Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.

Meskipun serangan teror terbaru yang dilakukan atas mandat dari Zionis ini terjadi 8000 mil dari Amerika Serikat dan Eropa, namun ia akan menjadi sebuah kesalahan besar bagi orang-orang AS dan Eropa jika mereka percaya bahwa pengaruhnya hanyalah kecil dan sama sekali tidak akan mampu menghancurkan ide bohong “Tatanan Dunia Baru” mereka, sebab ia bisa dan memang akan terjadi.
Bukti yang sulit diterima adalah bukti yg kuat, dan ini adalah bukti spesifik bahwa kelompok Zionis Baru (New Zion) dengan sengaja menyerang warga Australia di Jakarta, yg sebenarnya merupakan subordinat mereka sendiri, bukti ini juga menekankan dan membuktikan agenda besar mereka untuk meruntuhkan negara-negara Muslim dan kemudian mencuri cadangan minyak mereka dengan jalan melakukan operasi-operasi teroris untuk mengkambinghitamkan kelompok-kelompok Muslim. Maksud dari semua ini tidak lain adalah secara langsung berhubungan dengan moto busuk Zionis Yahudi yang dimiliki oleh agen-agen Mossad Israel: “kee betachbulot ta’ase lecha milchama”, yg berarti, “dengan terorisme secara sembunyi-sembunyi (klandestin) kita akan ciptakan perang”.

Serangan mikro-nuklir di Jakarta baru-baru ini akan kita telaah dalam bagian berikutnya dari laporan ini, tapi sebelumnya kita perlu melihat dari dekat secara seksama bagaimana Australia dianggap dan dimanfaatkan oleh New York (AS), sebab sebagian besar rakyat AS dan Eropa tetap merasa bahagia dan tidak sadar betapa pentingnya wilayah luas ini (Australia) secara sungguh-sungguh, selain hanya sebagai tempat percobaan mereka saja. ketika pemimpin tatanan dunia baru (Bush) yang ceroboh ingin menguji skema rekayasa sosial barunya, yang berawal dari penipuan melalui media, sampai pada pengawasan senjata terhadap mereka yang dianggap sebagai teroris yang berada dalam negara-negara yang berdaulat di sekitar mereka, dan Australia mereka anggap tidak lebih sebagai penyedia babi-babi percobaan dan penyumbang logistik bagi mereka.
Sekarang ini di Australia, kaki-tangan utama Zionis terdiri dari Perdana Menteri John Howard, Menteri Luar Negeri Alexander Downer dan Komisaris Polisi Federal Australia Mick Keelty yang berkhayal dan bergaya layaknya seperti seorang Direktur FBI. Mereka sedikitpun tidak mewakili orang-orang Australia pada umumnya, dan mereka sebenarnya sama saja seperti budak yg mematuhi perintah-perintah yg diberikan oleh tuannya duta besar-duta besar AS dan Israel, sebuah kepatuhan yang memberikan jaminan bagi berjalannya operasi-operasi rahasia Zionis di kawasan Selatan tanpa halangan seperti halnya putaran jarum jam.

Ketika mikro-nuklir meledak di Kedutaan Besar Australia Jakarta, ledakan bertekanan tinggi menghancurkan semua kaca jendela berlapisan tebal dan kuat pada setiap gedung tinggi yang berada dalam radius 500 yard dari lokasi kejadian, dan dengan keras mengguncang struktur bangunan gedung tersebut. Kedutaan Besar Australia juga rusak cukup parah (pada bagian dalamnya) akibat gelombang kejut bawah tanah yang memang akan sanggup membuatnya hancur.


Keelty segera terbang ke Jakarta dan mengklaim bahwa ledakan yang mirip dengan mimpi buruk bom atom di Hiroshima itu disebabkan oleh sebuah “bom mobil yg bermuatan 200 kg (500 pon) Potassium Chlorat”, padahal jenis ini merupakan bahan peledak berdaya ledak rendah yg hanya menghasilkan sebuah ledakan dengan kecepatan sekitar 3.400 ft/s (kaki per detik), bandingkan dengan ledakan mikro-nuklir yang memiliki daya ledak tinggi dengan kecepatan sekitar 1.000.000 ft/s. Perlu digarisbawahi bahwa Mick Keelty membuat pernyataan publik ini sebelum dilakukannya sebuah tes forensik apapun di dekat kawah bekas ledakan atau residu yg ditinggalkan. Jadi, siapa yang memerintahkan Keelty untuk berbohong pada rakyat Australia dan Indonesia?
Motif dari serangan khusus “Teroris Muslim” tiruan (palsu) ini sebenarnya sudah cukup jelas. Australia dan AS akan mengadakan pemilihan umum dalam waktu satu atau dua bulan ke depan, demikian pula halnya dengan Inggris yang juga akan melaksanakan kegiatan yang sama dalam waktu tidak lama sesudahnya. Ketiga pemimpin negara-negara tersebut (AS-Australia-Inggris) adalah orang-orang yang memiliki dasar kebijakan politik yang sama terhadap “Perang di Irak” dan “Perang Melawan Teror”.

Kira-kira setahun yang lalu, Bush, Blair dan Howard mengumumkan sebuah kemenangan mutlak melawan apa yang mereka sebut sebagai “Setan” Saddam Hussein dan Irak pada umumnya. Sementara kenyataan yang terjadi saat ini di Irak, tentara-tentara AS, Inggris dan Australia menghadapi lebih dari 600 kali serangan anti-pendudukan setiap bulannya, yang dilakukan oleh satuan-satuan yang memiliki keahlian bertempur cukup baik yang berasal dari mantan tentara Garda Republik dan rakyat Irak pada umumnya, sedangkan moral pasukan koalisi AS kian hari semakin memburuk. Tidak akan lama lagi masanya untuk menyombongkan diri atas kemenangan invasi ilegal terhadap Irak ini, karena sebagian besar publik ketiga negara tersebut sudah mengetahui bahwa mereka sebenarnya tidak memenangkan apapun dari perang itu, dan suatu saat nanti, segera akan terjadi sebuah penarikan mundur besar-besaran pasukan koalisi AS dari Irak yang akan mengingatkan kita kembali pada peristiwa di Vietnam.

Setelah muncul sebagai sebuah sejarah politik pada tahun 2003, isu Irak sekarang telah berubah menjadi sebuah kebohongan politik yang sangat menyolok, dan kemudian dibuat menjadi lebih buruk oleh Bush, Blair dan Howard ketika mereka secara terus menerus menghubungkan Irak dengan dongeng tentang “Al-Qaeda”, yang tidak lain adalah karya fiktif dari komplotan rahasia Zionis yang memang kreatif. Pengaitan isu Irak dengan Al-Qaeda ini telah menghasilkan sebuah peristiwa memalukan bagi mereka, karena sebagian besar publik Barat sekarang sudah menyadari sepenuhnya bahwa istilah tersebut diciptakan secara spesifik hanya untuk menakut-nakuti dan mengendalikan mereka, terutama melalui perundang-undangan anti-teroris baru (New Draconian). Karena itulah selanjutnya fiksi tentang “Perang Melawan Teror” telah menjadi sebuah kebohongan politik yang nyata, dan isu ini tidak dapat digunakan lagi secara efektif sebagai isu utama dalam pemilu nasional ketiga negara ini.
Jadi berikutnya sudah jelas, sebuah elemen baru dan lebih simpang siur dari sekedar “Perang Melawan Teror” harus dimunculkan bagi sebuah jalan yang diharapkan akan dapat membuat publik percaya akan keberadaan Terorisme Islam, yang berarti penebaran dan penggunaan kembali istilah “Jemaah Islamiah” Asia Tenggara, yang beberapa waktu sebelumnya sudah dimasukkan ke dalam daftar kelompok teroris setelah peristiwa bom mikro-nuklir Dimona di Pantai Kuta Bali , dan Hotel Marriot Jakarta. Jika kelompok rekaan dari Teroris Muslim tiruan yang mereka buat ini dapat melakukan sebuah serangan ketiga di dalam kawasan Indonesia sebelum pemilu di AS, Inggris dan Australia, maka Bush, Blair dan Howard berharap akan dapat kembali masuk pada jalur favorit mereka yang bertemakan “Perang Melawan Teror”.


Bom mobil, minivan dan truk tidak dapat dan tidak akan sanggup membuat kawah di bekas ledakannya seperti yang terjadi di Pantai Kuta Bali (gambar ke-1 dari kiri), Hotel Marriot (gambar ke-2 dari kiri) dan Kedutaan Besar Australia – Jakarta (gambar ke-3 dari kiri), ledakan-ledakan ini sebetulnya dibuat oleh komplotan Zionis. Namun karena terdapat sebuah persoalan luarbiasa besar yang menyangkut bagaimana meyakinkan publik bahwa ini bukan merupakan mikro-nuklir, maka kemudian diserahkan tugas kepada kaki-tangan mereka di Australia untuk melakukan penipuan dan kebohongan publik melalui isu “Bom Mobil” untuk menutupi kenyataan ini. Pada bagian bawah akan kita lihat lebih lanjut tentang fakta ini melalui sebuah laporan pengujian bom mobil.
Dari permulaan kampanye mereka menghancurkan warga sipil Barat, komplotan Zionis Israel telah menghadapi kecaman dan kecurigaan dari berbagai pihak, kebanyakan hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa adalah suatu kemustahilan secara teknis serangan-serangan teroris tiruan itu dilakukan oleh kelompok-kelompok Muslim, yang sama sekali tidak mempunyai pengetahuan yang mendalam tentang nuklir dan peralatan nuklir.
Meskipun unsur bahan peledak kimia dapat menghasilkan kerusakan dan bahkan kematian pada jarak dekat dari gelombang ledakan yang dihasilkannya, namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa diperlukan sejumlah besar kepingan-kepingan peluru meriam berkecepatan tinggi untuk bisa menghasilkan kerusakan dan kematian pada jarak sedang dan jarak jauh. Karena itu jalan yang paling mudah untuk menghasilkan efek yang cukup luas ini adalah dengan menempatkan bahan peledak kimia atau nuklir di bawah permukaan tanah seperti di dalam lubang saluran atau gorong-gorong bawah tanah, sehingga ketika terjadi ledakan, lapisan tanah dan jalan yang berada di atasnya akan terlempar keatas dan kearah sekitarnya seperti halnya pecahan peluru meriam. Sayangnya terdapat sebuah kelemahan dari ledakan jenis ini, yaitu ledakan tersebut akan meninggalkan sebuah kawah yang dapat dilihat dengan sangat jelas.

Kekuatan relatif dari berbagai perangkat bahan peledak kimia dan nuklir sangat rumit untuk dijelaskan, dan untungnya saya tidak perlu untuk menjelaskannya secara detil dalam laporan ini. Pada tahun 2002 saya telah menulis sebuah laporan menyeluruh tentang pengeboman di Kuta Bali dan kemudian diikuti pula dengan laporan kedua tentang pengeboman mikro-nuklir di Hotel Marriot Jakarta. Karena itu bagi para pembaca yang berminat untuk mempelajari lebih jauh tentang bahan peledak dan sifat-sifatnya, mereka bisa mendapatkannya dalam laporan-laporan tersebut.

Bahkan setelah 2 filem palsu yang berusaha membuktikan tentang keberadaan kawah akibat ledakan bom mobil dibuat di Australia, dan kemudian disebarkan ke seluruh dunia untuk meyakinkan publik yang masih ragu-ragu (skeptis) tentang bom mobil, komplotan rahasia Zionis tetap menyadari bahwa masih terdapat sebuah masalah besar terkait akan hal ini. Karena itulah, setelah terjadinya ledakan bom mikro-nuklir ke-3 di depan Kedubes Australia di Jakarta, para editor media barat diperintahkan oleh agen-agen Zionis untuk tidak memperlihatkan satu gambar apapun tentang keberadaan kawah bekas ledakan bom tersebut. Namun demikian pada laporan ini kami berhasil mendapatkan sebuah gambar kawah bekas ledakan itu yang hanya dapat diperoleh dari sumber-sumber militer dan bukan dari kalangan media (lihat kawah bekas ledakan di depan Kedubes Australia pada gambar ke-3 di atas, yang segera ditutupi oleh petugas keamanan sesaat sesudah ledakan).

Cepat atau lambat kebohongan tentang “sebuah ledakan bom mobil menghasilkan kawah” akan segera kita ungkap disini, dengan bantuan beberapa potongan gambar rekaman kamera latihan peledakan bom mobil yang dilakukan oleh pasukan khusus AS di Louisiana. Dua buah truk kecil dimuati dengan 1.000 pon bom ANFO (Ammonium Nitrate Fuel Oil), kemudian diledakkan dan direkam dengan sebuah kamera berkecepatan tinggi. Perhatikan dengan seksama bahwa 1.000 pon bom ANFO adalah lebih dari dua kali lipat berat 200 kg bom Potassium Chlorat yang diklaim oleh Komisaris Polisi Federal Australia Mick Keelty sebagai bom mobil yang meledak di depan Kedubes Australia - Jakarta, dan ANFO memiliki kecepatan ledakan hampir 10.000 ft/s, atau kira-kira sama dengan tiga kali lipat kecepatan ledakan bom Potassium Chlorat yang hanya memiliki kecepatan sekitar 3.200 ft/s.

Berdasarkan parameter-parameter inilah, dan dengan asumsi bahwa Keelty bukanlah seorang pembohong yang tidak tahu malu, bom ANFO pasukan khusus AS tersebut seharusnya akan meninggalkan kawah bekas ledakan yang tiga sampai enam kali lebih besar dari kawah bekas ledakan yang terjadi di depan Kedubes Australia - Jakarta, yang jika diukur akan mempunyai diameter 18 kaki dengan kedalaman 9 kaki 6 inci. Dengan teori seperti ini, dapatkah anda bayangkan berapa besarnya lubang kawah yang dibuat oleh bom ANFO ini dipermukaan bumi?


Gambar di sebelah paling kiri dan kanan memperlihatkan dua buah truk kecil yang dimuati 1.000 pon ANFO diledakkan oleh pasukan khusus AS dalam sebuah latihan. Percaya atau tidak, meskipun setiap kendaraan ini tertekan dengan kuat ke bawah oleh gelombang yang timbul akibat kekuatan ledakan tersebut, namun dapat terlihat dengan jelas bahwa terdapat sebuah celah udara antara rangka kendaraan dan jalan pada kedua kasus ini, yang kemudian membuktikan bahwa bom mobil dan truk yang terjadi di atas permukaan tanah sama sekali tidak dapat menghasilkan kawah bekas ledakan. Perhatikan dengan seksama sisa pembakaran minyak berwarna hitam yang terbentuk dari bola api ledakan kedua truk tersebut, hal ini merupakan karakteristik dari semua bahan peledak berdaya ledak rendah yang disertai minyak, termasuk ANFO dan Potassium Chlorat. Pada gambar di tengah, secara langsung dapat dibandingkan, bahwa asap yang dihasilkan oleh sebuah ledakan nuklir adalah murni berwarna putih (seperti jamur), termasuk asap yang dihasilkan dari ledakan di depan Kedubes Australia – Jakarta terekam oleh kamera petugas keamanan Indonesia.

Pengujian nuklir di Nevada Amerika Serikat
Ledakan mikro-nuklir di depan Kedubes Australia – Jakarta, Indonesia
Meskipun semua pemimpin negara-negara Barat yang berada di bawah kendali Zionis yang sering anda lihat di televisi bersumpah bahwa segerombolan Muslim fanatik adalah satu-satunya kelompok yang bertanggungjawab terhadap serangan kepada anda dan anak-anak anda, tetapi Presiden Rusia Vladimir Putin dan Aslanbek Aslakhanov --Penasehat Putin untuk urusan kawasan Kaukasia Utara, tidak memiliki pandangan yang sama tentang hal itu. Dalam sebuah pernyataan mengejutkan yang tidak dipublikasikan oleh media-media Barat yang memang berada dalam kendali Zionis, Putin bersumpah akan memburu “Teroris-Teroris Internasional” yang bertanggungjawab dalam pembunuhan anak-anak Rusia di sebuah Sekolah di Beslan, sehingga menjadi agak jelas sekarang siapa sebenarnya dianggap Putin sebagai Teroris Internasional (baca: komplotan Zionis).

Presiden Putin, salah seorang ketua dan pendiri dinas intelejen KGB, mengatakan bahwa, “Pembunuhan besar-besaran di sekolah Beslan menunjukkan bahwa terdapat sekelompok orang-orang Barat yang ingin melemahkan Rusia, seperti halnya Romawi ingin menghancurkan generasi Charthaginian.” Karena itu Putin kemudian dengan tegas menyatakan bahwa AS dan Inggris, belum merasa puas telah mengalahkan Rusia dalam perang dingin, sekarang mereka ingin melanjutkannya dengan memecah-belah dan menghancurkan secara total kedamaian generasi Chartaginian Rusia, seperti halnya yang dilakukan oleh bangsa Romawi pada Perang Punic tahun 146 sebelum Masehi, dimana pada saat itu mereka membanjiri tanah-tanah pertanian orang-orang Chartaginian dengan garam sehingga tidak ada satupun tanaman yang bisa tumbuh di sana dalam waktu yang cukup lama.

“Tidak terdapat hubungan antara kebijakan Rusia di Chechnya dan penyanderaan di Beslan,” kata Putin, ini berarti para teroris itu sengaja menggunakan situasi di Chechnya sebagai dalih untuk menyerang Rusia. Pada sebuah versi singkat yang dimuat di koran Le Monde di Prancis, Putin menyatakan: “Tujuan dari Terorisme Internasional, yang didukung baik secara terbuka ataupun secara samar-samar oleh negara-negara Barat, adalah untuk melemahkan Rusia dari dalam dengan cara menghancurkan perekonomian Rusia, menghasut munculnya disintegrasi melalui propaganda separatis di wilayah Kaukasia, dan transformasi wilayah itu ke tingkat paling bawah guna menciptakan aksi lebih jauh yang diarahkan pada Federasi Rusia.”

Ibarat menuangkan minyak ke dalam api politik yang sudah terbakar, Aslanbek Aslakhanov menambahkan bahwa para Teroris Internasional yang beraksi di Rusia menerima perintah dari luarnegeri. “Orang-orang ini melakukan percakapan tidak dalam bahasa Rusia tapi dengan bahasa negara lain. Mereka dikendalikan oleh “sesuatu”. “Rekan-rekan” kami ini telah bekerja selama beberapa dekade, saya menganggap, bahwa mereka bermaksud untuk memotong-motong Rusia. Mereka melakukan sebuah pekerjaan besar, benar-benar sebuah pekerjaan Titanic. Sungguh jelas sekali bahwa orang-orang ini datang sebagai boneka-boneka dan membiayai teror-teror terhadap kami.” Aslakhanov berada di lokasi penyanderaan selama berlangsungnya tragedi itu, dan ia juga melakukan kontak dengan komplotan penyandera itu melalui telpon. “Mereka bukanlah orang-orang Chechen (baca: Chechnya). Ketika saya bicara dalam bahasa Chechen dengan mereka, mereka mengatakan tidak dapat mengerti satu kata pun dari bahasa itu.”

Jika hari ini anda bertanya kepada Putin, Aslakhanov atau agen-agen KGB manapun tentang apakah mereka percaya bahwa “Jemaah Islamiah” adalah pihak yang paling bertanggungjawab dalam peledakan bom di Kedubes Australia - Jakarta, mereka mungkin akan menatap anda dengan pandangan kosong terheran-heran. Seluruh staf senior Rusia tahu betul bagaimana bentuk tanda-tanda yang ditinggalkan oleh sebuah ledakan bom nuklir, dan mereka sudah mengetahui bahwa sisa radiasi yang terdapat dalam kawah bekas ledakan bom di Kedubes Australia itu mengandung unsur Alpha. Sekarang semuanya menjadi lebih sederhana, bahwa bom di luar Kedubes Australia Jakarta diletakkan dan diledakkan dari jarak jauh oleh apa yang sebut oleh orang-orang Rusia sebagai “Teroris Internasional”.


Potongan gambar ini masih berasal dari video yang direkam kamera keamanan gedung di seberang Kedubes Australia - Jakarta dan sengaja disediakan bagi mereka yang mungkin tidak dapat dengan jelas melihat hasil rekaman video yang ditampilkan atau masih belum mendapat ide dasar bagaimana mobil berwarna hitam dan petugas keamanan berada di dekat gardu penjaga di seberang Kedubes Australia masih tetap hidup setelah terjadinya ledakan yang telah menghancurkan dengan parah kaca-kaca jendela berlapisan tebal dan kuat pada gedung-gedung yang berjarak 500 yard dari pusat ledakan. Jawaban dari semua kebohongan yang dibuat Keelty dan media-media Barat terdapat pada garis alir ledakan (vektor ledakan) yang mengarah ke atas dari pusat ledakan, yang pada gambar ditunjukkan dengan garis diagonal berwarna merah. Meskipun hampir 2 ton lapisan tanah dan jalan terlempar ke sekitar lokasi ledakan dan ke atasnya dengan kecepatan 1.000.000 ft/s, namun mobil berwarna hitam dan penjaga gedung akan tetap berada di bawah garis alir ledakan, dan karena itu mereka tetap utuh setelah ledakan, mereka memang mengalami goncangan yang hebat tetapi tidak terluka.

Jika Presiden Putin memutuskan memberi lampu hijau bagi KGB untuk menangkap para Teroris Internasional ini, maka tinggal sesaat lagi masanya bagi beberapa ratus kaki tangan teroris Zionis baik yang berada di AS, Inggris dan Australia untuk bertahan hidup. Tidak ada satupun kekuatan bersenjata atau perundang-undangan Draconian yang mampu menghentikan agen-agen pemburu teroris-teroris yang sangat profesional dari Rusia ini, yang pada masa-masa berakhirnya perang dingin, telah mendemonstrasikan kemampuan terbaik mereka yang sungguh menakjubkan. Tidak diperlukan senapan mesin berisik dan kotor bagi agen-agen KGB ini untuk menghabisi target-target mereka, karena mereka memiliki kemampuan untuk mendekati target dengan cara yang sangat hati-hati. Begitu trampilnya, sehingga orang-orang yang berdiri di dekat target mereka akan mengira bahwa target-target itu mati karena serangan jantung biasa.

Anda mungkin masih ingat dengan kasus yang menimpa Georgi Markov, seorang pembelot dari Bulgaria yang membuat markas di London dan kemudian mulai melakukan banyak hal untuk merusak keamanan nasional Rusia. Markov yang sedang dalam perjalanan menuju ke sebuah tempat perhentian bus tiba-tiba merasakan sakit di paha kanannya yang ternyata disebabkan oleh sebuah tikaman benda tajam, ketika berbalik ia melihat seorang laki-laki berada di dekatnya, laki-laki itu kemudian membungkuk dan mengambil sebuah payung yang terjatuh di dekat Markov. Laki-laki itu kemudian meminta ma’af dalam aksen asing dan segera pergi dengan taxi meninggalkan Markov. Markov kemudian pulang ke rumah dan beberapa saat kemudian menderita demam tinggi, hingga akhirnya tiga hari kemudian ia meninggal dunia setelah mengalami penderitaan yang berat. Selama proses otopsi mayatnya ditemukan sebuah logam bulat seukuran kepala peniti yang dikeluarkan dari bekas luka akibat ujung payung laki-laki tak dikenal yang ditemui Markov beberapa hari sebelumnya, logam itu ternyata mengandung 90% platinum dan 10% iridium. Pada sebuah lubang di dalam logam itu ditemukan cairan ricin, yang dipastikan sebagai penyebab sakit yang diderita Markov hingga akhirnya ia meninggal.

Hal favorit lainnya yang biasa digunakan agen-agen KGB adalah campuran sianida yang telah dimodifikasi, cukup dengan mengoleskannya pada pinggiran gelas wine atau bir yang akan diminum target mereka. Saat target mengambil minuman dari gelas, sejumlah kecil campuran sianida ini dengan cepat mengurai menjadi sianida bebas dan bisa menyebabkan sebuah serangan jantung, dan hasil tes forensik tidak akan berhasil menemukan jejak-jejak racun apapun setelah kematian targetnya, sehingga tanpa pilihan lain kemudian disimpulkan bahwa korban meninggal akibat serangan jantung yang alamiah. Agen-agen ini juga memiliki sejumlah variasi lainnya termasuk silinder-silinder udara yang dimampatkan, pemantik api yang dimodifikasi dan berbagai cara pembunuhan mematikan luar biasa lainnya, tapi kita tidak akan membahas hal tersebut disini.

Terlepas dari sejumlah daftar panjang kesalahan-kesalahan yang telah dibuat oleh agen-agen Zionis yang bodoh, pembunuhan besar-besaran terhadap siswa-siswa sekolah di Beslan Rusia mungkin merupakan kesalahan yang terburuk. Putin telah menyatakan keinginannya untuk melacak para Teroris Internasional yang bertanggungjawab terhadap pembunuhan massal tersebut, dan saya berfikir ia akan berhasil mencapai keinginannya itu, walaupun mungkin memerlukan sedikit waktu. Siapa saja yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam operasi penyanderaan di Beslan Rusia, atau terbukti memiliki kepentingan tidak lazim sesudah kejadian itu, maka mereka akan berada dalam pengawasan ketat agen-agen KGB, termasuk Komisaris Polisi Federal Australia Mick Keelty yang dengan meyakinkan membuat pengumuman di televisi bahwa ia bermaksud melakukan perjalanan ke Ossetia Utara untuk “membantu memburu para teroris”.

Itu merupakan pilihannya, tentu saja, dan mungkin Mr. Keelty sedang mencoba untuk bersikap suka menolong, meskipun kenyataannya dia tidak bisa berbicara dalam bahasa Rusia dan tidak memiliki pengetahuan personal terhadap area yang asing baginya itu. Seandainya terjadi, KGB dengan tidak sengaja menginterpretasikan pernyataannya itu dengan cara yang keliru, maka sebaiknya Komisaris Polisi yang satu ini menjaga dirinya agar tetap berada jauh-jauh dari payung, dan tidak menerima minuman dari orang asing manapun.

Pintu Rezeki dan Surah Al-Waqi'ah

Kamis, 06/08/2009 10:51 WIB
Assalamualaikum wrwb.
Ustad ada yang ingin saya tanyakan tentang surat Al waqi'ah, benarkah surat al waqi'ah dapat mempermudah mendatangkan rezeki ? Kalau betul, bagimana sejarahnya ustad ? apakah ada dalil serta haditsnya ?
Terimkasih atas jawabnnya..
Handityo Raufan
Jawaban
Waalaikumussalam Wr Wb
Saudara Handityo yang dimuliakan Allah swt
Imam Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.”
Ibnu Katsir didalam mengawali penafsirannya tentang surat al Waqi’ah mengatakan bahwa Abu Ishaq mengatakan dari Ikrimah dari Ibnu Abbas berkata : Abu Bakar berkata,”Wahai Rasulullah saw tampak dirimu telah beruban.” Beliau bersabda,”Yang (membuatku) beruban adalah surat Huud, al Waqi’ah, al Mursalat, عما يتساءلون (An Naba’, pen) dan إذا الشمس كورت.” Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan dia berkata : ia adalah hasan ghorib.
Beliau mengatakan bahwa Al Hafizh Ibnu ‘Asakir didalam menerjemahkan Abdullah bin Mas’ud dengan sanadnya kepada Amr bin ar Robi’ bin Thariq al Mishriy : as Surriy bin Yahya asy Syaibaniy bercerita kepada kami dari Syuja’ dari Abu Zhobiyah berkata ketika Abdullah (bin Mas’ud) menderita sakit, ia dijenguk oleh Utsman bin ‘Affan dan bertanya,”Apa yang kau rasakan?” Abdullah berkata,”Dosa-dosaku.” Utsman bertanya,”Apa yang engkau inginkan?” Abdullah menjawab,”Rahmat Tuhanku.” Utsman berkata,”Apakah aku datangkan dokter untukmu.” Abdullah menjawab,”Dokter membuatku sakit.” Utsman berkata,”Apakah aku datangkan kepadamu pemberian?” Abdullah menjawab,”Aku tidak membutuhkannya.” Utsman berkata,”(Mungkin) untuk putri-putrimu sepeningalmu.” Abdullah menjawab,”Apakah engkau mengkhawairkan kemiskinan menimpa putri-putriku? Sesungguhnya aku telah memerintahkan putri-putriku membaca surat al Waqi’ah setiap malam. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.”
Lalu Ibnu ‘Asakir mengatakan : begitulah dia mengatakan. Yang betul : dari Syuja’, sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Wahab dari Surriy. Abdullah bin Wahab berkata bahwa as Surriy bin Yahya telah memberitahuku bahwa Syuja’ telah bercerita kepadanya dari Abi Zhobiyah dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.” Dan Abu Zhobiyah pun tidak pernah meninggalkan dari membacanya.
Demikian pula Abu Ya’la meriwayatkan dari Ishaq bin Ibrahim dari Muhammad bin Munib dari as Surriy bin Yahya dari Syuja’ dari Abi Zhobiyah dari Ibnu Mas’ud. Kemudian Ishaq bin Abi Israil dari Muhammad dari Munib al ‘Adaniy dari as Surriy bin Yahya dari Abi Zhobiyah dari Ibnu Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.”, didalam sanadnya tidak disebutkan Syuja’. Ibnu Mas’ud mengatakan,”Sungguh aku telah memerintahkan putriku membacanya setiap malam.”Ibnu ‘Asakir juga meriwayatkan dari hadits Hajjaj bin Nashir dan Utsman bin al Yaman dari as Sirriy bin Yahya dari Syuja’ dari Abu Fathimah berkata,”Abdullah mengalami sakit lalu Utsman bin ‘Affan datang mengunjunginya dan disebutkan hadits panjang ini. Utsman bin al Yaman berkata,”Abu Fathimah adalah hamba sahaya dari Ali bin Abu Thalib. (Tafsir al Quranil Azhim juz VII hal 512 – 513)
Tentang hadits diatas, Syeikh Al Bani mengatakan didalam kitab “Silsilatul Ahadits adh Dhaifah” /457 bahwa hadits itu dhoif.
Para ulama, seperti Ahmad, Abu Hatim, anaknya, Daruquthni, Baihaqi dan yang lainnya telah bersepakat bahwa hadits tersebut adalah lemah.
Begitupula dengan hadits yang diriwayatkan oleh ad Dailamiy dari Anas bahwa Rasulullah saw bersabda,”Surat al Waqi’ah adalah surat kekayaan maka bacalah dan ajarkanlah ia kepada anak-anakmu.” Hadits ini pun dinyatakan lemah oleh Al Banni didalam “Silsilah adh Dhaifah wal Maudhu’ah” (8/337)
Saat ditanya tentang hadits “Barangsiapa yang membaca surat al Waqi’ah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan.selama-lamanya”, Syeikh Ibn Baaz mengatakan bahwa kami tidak mengetahui adanya jalan yang shahih bagi hadits ini… Akan tetapi (dibolehkan) membaca Al Qur’an yang dengan bacaannya menginginkan tafaaqquh (pemahaman) didalam agama dan mendapatkan berbagai kebaikan, karena Rasulullah saw bersabda,”Bacalah oleh kalian al Qur’an. Sesungguhnya Al Qur’an akan memberikan syafaat bagi para pemiliknya (orang-orang yang suka membacanya, pen) pada hari kiamat.”. Beliau saw juga bersabda,”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan sama dengan sepuluh kebaikan.” Hendaklah seseorang membaca al Qur’an karena keutamaan membacanya dan untuk mendapatkan berbagai kebaikan bukan untuk mendapatkan dunia.”